7 Penyebab kulit kering

Liputan6.com, Jakarta Semua orang pasti menginginkan memiliki kulit yang sehat dan bercahaya. Tak heran, kulit kering menjadi salah satu momok yang menakutkan. Beragam cara mengatasi kulit kering pun dilakukan agar bisa mendapatkan kulit indah impiannya. Pasalnya, ruam, kulit terkelupas, penuaan, garis-garis halus, dan kerutan bisa muncul pada kulit kering.

Permasalahan kulit kering terjadi akibat akumulasi dari kulit yang kering di beberapa bagian. Kulit kering dan kusam ini tentu membuat kamu kurang percaya diri. Untuk mengatasinya, kulit membutuhkan nutrisi yang bisa didapatkan dari pelembap. Selain itu kulit kering membutuhkan hidrasi, makanan, dan kelembaban yang lebih sering ketimbang kulit normal ataupun berminyak.

Uumumnya kulit yang mengering disebabkan oleh cuaca dingin atau kosmetik dan sabun yang kamu gunakan. Kelenjar sebaceous di dalam kulit yang lamban memproduksi minyak alami juga bisa menyebabkan kulit kering. Selain itu riasan kosmetik, perubahan iklim, pemakaian obat-obatan tertentu, dermatitis kontak juga dapat menjadi penyebab lainnya. Lebih lanjutnya, berikut ini Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (24/11/2018) penyebab kulit kering dan cara mengatasi kulit kering.

1. Cuaca dingin dan kelembapan udara rendah

Situasi ini biasanya bukan masalah besar bagi negara tropis seperti Indonesia. Indonesia juga salah satu negara tropis dengan kelembapan udara tergolong tinggi. Namun, seiring meningkatnya penggunaan pendingin udara, risiko kulit kering semakin meningkat. Suhu AC terlalu dingin dapat menyebabkan lingkungan kurang lembap dan membuat kulit kering bila terlalu sering berada dalam ruangan.

2. Mandi dengan air terlalu panas

Kebiasaan mandi menggunakan air yang telalu panas dapat menyebabkan kelembapan alami kulit mudah hilang dan membuat kulit mudah kering. Pastikan temperatur air mandi kamu tidak terlalu panas agar kelembapan kulit tetap terjaga.

3. Mandi terlalu lama

Kebiasaan ini dapat membuat semakin banyak air yang menguap dari tubuh. Kulit memang melakukan kontak langsung dengan air ketika mandi. Namun setelah mandi, air di permukaan tubuh justru menguap dan berisiko membuat kulit kering . Untuk menjaga kelembapan kulit, batasi waktu mandi sekitar 5-10 menit saja.

4. Penggunaan sabun atau bahan antiseptik berlebihan

Kebiasaan ini bisa menyebabkan kulit menjadi kencang dan kesat. Rasa kesat setelah mandi bukan berarti kulit bersih, melainkan tkamu lapisan minyak alami kulit hilang dan kulit menjadi kering. Semakin sering terkena sabun, semakin banyak lapisan minyak pada kulit yang hilang. Hal yang sama juga terjadi ketika kamu berlebihan menggunakan bahan antiseptik.

5. Terlalu sering menggosok tubuh (scrubbing)

Scrubbing memang diperlukan agar kulit mati bisa hilang, namun terlalu sering menggosok tubuh justru membuat permukaan kulit menjadi rusak. Penggunaan alat bantu mandi seperti batu apung, spons kasar, atau bahan kasar lainnya memang membuat kulit terasa lebih bersih. Namun, sebaiknya hanya gunakan tangan atau lap lembut untuk membersihkan tubuh.

6. Gesekan berlebihan antara tubuh dan handuk membuat permukaan kulit menjadi kering.

Setelah mandi, mayoritas orang terbiasa mengeringkan tubuh dengan cara menggosok-gosokkan handuk pada seluruh bagian tubuh. Mengeringkan tubuh dengan menepuk-nepuk handuk secara lembut dapat menjaga kelembapan kulit kamu. jangan lupa gunakan produk pelembap untuk mempertahankan kelembapan kulit kamu sepanjang hari.

7. Mengonsumsi obat tertentu dapat menyebabkan kulit kering.

Jenis obat yang bisa menyebabkan kulit kering antara lain obat jerawat, darah tinggi, dan kolesterol.

Sebelum mengatahui cara mengatasi kulit kering secara alami, kamu juga perlu menyimak kesalahan umum yang sering dilakukan saat merawat kulit kering.

Share this Post: